Penanganan Akun E-Mail Yang Digunakan Pihak Tidak Bertanggung Jawab

Sudah beberapa kali akun e-mail saya digunakan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk berbagai kepentingan yaitu :

  1. Sebagai akun e-mail cadangan milik seseorang yang baru membuat akun e-mail;
  2. Pendaftaran pada situs belanja online, sehingga penawaran spesial datang bertubi-tubi ke inbox e-mail;
  3. Pendaftaran pada situs petisi dengan nama user yang aneh;
  4. Pendaftaran pada situs diskusi dan melakukan provokasi di setiap komentarnya;
  5. Pendaftaran pada situs game online;
  6. Pembelian tiket pesawat dan booking hotel melalui aplikasi terkemuka.

Itu daftar penggunaan akun e-mail milik saya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Jika ada di antara para pembaca yang mengalami hal serupa dan tidak ingin akun milik kita disalahgunakan, maka kita harus pro aktif melakukan tindakan “balasan”, yaitu :

  1. Melakukan disconnected akun e-mail milik kita jika digunakan sebagai akun cadangan. Untuk segera melakukan ini tentunya kita harus sudah melakukan setting e-mail secara real time pada perangkat smartphone dan tablet. Google sudah menyediakan link untuk memutuskan hubungan sebagai akun cadangan atau akun paralel atas pembuatan akun e-mail tersebut;
  2. Tidak melakukan klik link konfirmasi e-mail atas pendaftaran pada situs belanja online atau situs apapun dimana pihak tidak bertanggung jawab menggunakan akun e-mail milik kita. Biasanya link tersebut memiliki batas waktu dan akan hangus atau kadaluwarsa dengan sendirinya. Dan jangan buru-buru dimasukkan pada kotak junk e-mail atau spam;
  3. Jika akun e-mail kita sudah terlanjur digunakan pihak lain pada pendaftaran situs belanja-petisi-booking hotel/tiket pesawat dimana situs-situs tersebut tidak melakukan konfirmasi e-mail, maka kita bisa melakukan perebutan akun tersebut dengan melakukan prosedur forgot password. Masukkan saja akun e-mail kita lalu klik forgot password. Biasanya situs tersebut akan mengirimkan link atau password sementara yang bisa digunakan untuk menghapus akun yang ada.
  4. Menuliskan alasan kita menghapus akun pada situs yang digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab dan meminta mereka untuk melakukan perbaikan keamanan khususnya diperlukannya konfirmasi akun e-mail;
  5. (update) Mengaktifkan fitur 2-Steps Verification sehingga setiap melakukan aktivitas login ke akun e-mail membutuhkan nomor pin yang akan di sms atau ditelepon oleh google. Tentunya kita harus memasukkan nomor telepon yang bisa dihubungi. Saran saya, jangan pergunakan nomor telepon yang khusus untuk keperluan pekerjaan yang penting.
  6. (update) Sebaiknya hindari penggunaan akun e-mail google yang terdaftar untuk aktivasi perangkat Android dan pembelian aplikasi pada PlayStore untuk kebutuhan serius. Malah saran saya adalah gunakan akun e-mail yang memiliki enkripsi baik seperti protonmail untuk kebutuhan pekerjaan maupun korespondensi lain-lain.
  7. (update) Pikirkan baik-baik tindakan backup atau penyimpanan data kontak pada akun e-mail google pada setiap perangkat Android. Penyimpanan data kontak pada akun gmail memang menyenangkan dan memudahkan. Setiap kita ganti perangkat lalu menggunakan akun gmail yang biasa digunakan, maka seluruh kontak bisa dimunculkan. Namun ini bisa menjadi sasaran potensial bagi pihak yang tidak bertanggung jawab.

Jika ada masukan lain yang bermanfaat atas kasus serupa kiranya bisa berbagi pada kolom komentar.

Semoga bermanfaat.

7 thoughts on “Penanganan Akun E-Mail Yang Digunakan Pihak Tidak Bertanggung Jawab

  1. dinandginting

    Halo Pak, apa kabar?๐Ÿ˜€

    Saya juga mengalami hal yang sama. Ada beberapa email yang masuk, seperti tagihan bulanan salah satu operator telepon seluler hingga pendaftaran akun loyalti sebuah hotel. Yang membedakan antara email saya dengan email yang dituju oleh email nyasar tersebut adalah karakter titik (.) Google memang mengabaikan karakter titik pada akun emailnya sehingga email.saya@gmail.com sama dengan emailsaya@gmail.com. Saya melakukan beberapa pencarian mengenai hal ini, dan menemukan banyak kasus yang serupa dengan yang saya alami. Kemungkinannya adalah dahulu Google memang tidak mengabaikan karakter titik ini sehingga bisa saja beberapa orang mendaftar alamat email yang mirip, dimana perbedaannya hanyalah karakter titik tersebut. Hanya yang membingungkan saya, setelah kemudian Google mengubah perlakuan tersebut, bagaimana dengan email yang mirip ini? Muncul kekhawatiran pribadi, jangan-jangan ada email yang ditujukan ke saya yang masuk ke inbox orang lain seperti yang saya alami. Saat ini yang saya lakukan adalah sebisa mungkin menghubungi customer service dari pengirim email tersebut untuk membatalkan pendaftaran email saya dan menghubungi kembali pemilik yang bersangkutan untuk melakukan update data dan menyampaikan hal ini agar menjadi perhatian.

    Reply
    1. bang berly Post author

      ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฑูŽุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู† baik Nand.
      Senang dapat kunjungan dari Ferdinand. Btw, sewaktu menulis komentar ini posisi di Inggris atau Indonesia?
      Benar yang ditulis Ferdinand. Akun e-mail yang “nyasar” menggunakan tanda titik. Dan secara otomatis oleh google disampaikan kepada kita.
      Akhirnya memang agak merepotkan bagi kita untuk mengklarifikasi kepada penyedia layanan bahwa kita tidak pernah melakukan pendaftaran apapun pada situsnya.
      Mau klarifikasi kepada pelaku ya gak bisa, karena mereka menggunakan akun palsu juga.
      Langkah terakhir, ya kita rebut saja sekalian akun mereka. Dan delete akun.

      Reply
      1. dinandginting

        Posisi sekarang di Inggris, Pak.
        Benar pak, untuk beberapa hal saya mencoba untuk mengambil alih akun tersebut kemudian menghapus. Tapi ada beberapa akun loyalty yang tidak memiliki fasilitas delete akun, sehingga sampai saat ini akun tersebut masih menggantung. Kekhawatiran saya adalah ketika suatu saat nanti saya membutuhkan akun di website tersebut, saya tidak bisa membuat akun karena email saya sudah pernah terdaftar sebelumnya. Sampai saat ini saya masih tetap mencoba untuk deaktivasi akun yang tidak pernah saya daftar sebelumnya, sampai saya mendapatkan solusi permanen untuk masalah ini karena ini menyangkut profil pribadi seseorang.

  2. Pingback: Upgrade OS Lollipop Pada Asus Zenfone 5? Menyebalkan! | bang berly

  3. Pingback: Tantangan Upgrade OS Asus ZenFone 5 | bang berly

  4. Pingback: Keunggulan BBM Group dibanding Aplikasi Messenger Lain | bang berly

  5. Pingback: Velg Alcoa Yang Ringan dan Tangguh | bang berly

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s