iGetter is The Best

Bagi pengguna Mac OS, tentunya sudah mengenal iGetter. Yaitu aplikasi download manager untuk urusan download file – audio- video- foto. iGetter ini bisa dipersamakan dengan aplikasi platform Windows seperti DAPFlashGetIDM – dll. Sedangkan untuk platform GNU/Linux kita mengenal aplikasi wget.
Pada ekstensi web browser favorit saya yaitu Mozilla Firefox, saya gunakan DownThemAll (DTA). Ekstensi DTA saya gunakan bila ada situs tertentu yang memblokir penggunaan aplikasi download manager.
Di kantor, pengguna platform Windows pastilah mendominasi. Dan hanya saya yang “nekat” menggunakan GNU/Linux dan Mac OS untuk dukungan pekerjaan selain PC Kantor yang menggunakan Windows juga. Biasalah, untuk issue keamanan yang membuat saya “bersusah payah” menggunakan platform selain Windows.
Bila “perang download” di mulai, artinya di waktu senggang atau istirahat dan sepulang jam kerja, mulailah aksi saling rebut bandwith akan memakan korban. Hehehe…
Artinya dia yang pertama memulai aksi download biasanya akan memenangkan perebutan bandwith. Dan aplikasi yang banyak digunakan adalah IDM. Saya akui IDM cukup mahir mengalahkan aplikasi serupa walau user lain melakukan download dari server yang sama.
Namun IDM akan kalah telak bila saya mulai mengaktifkan iGetter yang ter-install pada MacBook Pro. Versi iGetter yang saya gunakan masih versi lawas yaitu versi 2.80. Dan tidak ada niatan untuk melakukan upgrade aplikasi.
iGetter akan semakin mampu menunjukkan taringnya bila kita melakukan download file lebih dari satu dari berbagai sumber server. Dijamin IDM bertekuk lutut.
Saya sudah mencoba aplikasi download manager platform Mac OS seperti folx. Namun folx hanya cantik untuk tampilannya saja, kurang “sakti” bila bertarung dengan IDM.
Kecepatan maksimum download iGetter pada jaringan internet yang saya gunakan adalah 350 KB/s, dimana saya dan rekan berlangganan paket internet unlimited Telkom Speedy Executive up to 2 MB/s. Kecepatan maksimum 350 KB/s tersebut akan dibagi sesuai dengan banyaknya file yang didownload bersamaan (simultan). Angka kecepatan rata-rata “stabil” iGetter selama saya pergunakan adalah 250 KB/s.
Di mana bila rekan ingin mencicipi aplikasi iGetter ini? Silakan berkunjung ke situs resminya.
iGetter ini tersedia dalam versi free dan pro.
Versi free dibatasi banyaknya file yang didownload hingga file sebelumnya selesai di download dan setiap pekerjaan download file terbaru akan menunggu sekitar 20 detik.
Untuk versi yang pro, tentunya kebalikan dari versi yang free.
Semoga bermanfaat.

8 thoughts on “iGetter is The Best

  1. Asop

    Saya dulu pernah mencoba iGetter, tapi kok di tengah-tengah proses mengunduh, aplikasinya berhenti sendiri. Quit sendiri.😦
    ENtahlah, apa yang salah.

    Reply
  2. mautauaja

    Mas Asop, salam kenal.
    Klo iGetter yang dengan sendirinya keluar (quit) sendiri, coba pada Tools, apakah fitur Shutdown When Down ikut tercentang?
    Untuk proses download yang berhenti sendiri, itu juga saya alami pada saat download file yang besar dan banyak dari mediafire. Hehehe… Solusinya gampang aja, kita sorot file yang berhenti download, klik tombol Pause, lalu Resume. Beres.
    Pada ekstensi Firefox yaitu DownThemAll, download yang berhenti sendiri lebih sering terjadi. Apalagi kalau sudah mendekati finish. Speed-nya turun drastis dengan sendirinya. Tapi bisa diakali juga dengan Pause-Resume. Maka speed akan kembali normal.

    Reply
  3. i putu laksana budi

    bang cara pakenya gimana nih…. tolong bimbingannya dong bang saya ini orang goblok bang tolong ya bang dari nol di kasi taunya… terima kasih bang… saya pake Mozilla nihhh terus saya coba donload kok ngk bisa2 bang

    Reply
    1. bang berly Post author

      Semoga bisa membantu.
      Untuk web browser Mozilla Firefox terlebih dulu kita install extension yang bernama flashgot.
      Extension ini bisa diperoleh dari situs https://addons.mozilla.org, atau klik saja langsung dari menu bar Firefox Tools-addons, lalu klik bagian extension keyik dibagian Search “flashgot”.
      Extension flashgot berfungsi untuk menggabungkan fungsi download manager (seperti IDM-flashget-DAP-iGetter-dll) ke dalam Firefox.
      Setelah selesai install flashgot (biasanya membutuhkan restart web browser saja), iGetter biasanya sudah langsung aktif bila kita klik link download dari situs manapun.
      Pada saat penulisan ini, saya sudah menggunakan Firefox versi 8.0.1, dengan iGetter 2.8.0.
      Bila tetap iGetter tidak langsung aktif padahal seluruh langkah sudah dijalankan, masih ada satu cara lagi supaya kita bisa download menggunakan iGetter.
      Kita pilih download menggunakan download manager asli bawaan Firefox yang sudah pasti lambat bila dibandingkan menggunakan download manager lain. Setelah proses download berjalan, klik kanan pada proses yg berjalan lalu klik copy link download.
      Aktifkan iGetter, lalu klik tanda Plus pada iGetter, paste link pada bagian url. Selanjutnya klik tombol Start.

      Reply
    1. bang berly Post author

      Maaf sekali baru terbaca postingan mas agoyoga.
      Selama saya menggunakan iGetter untuk mendownload file berekstensi mkv-flv prosesnya sama saja dengan file ekstensi lain seperti avi-mp4-dll.
      Biasanya situs yang menyediakan file tersebut dipecah menjadi beberapa bagian kalo ukurannya memang besar. Untuk menggabungkannya bisa menggunakan hjsplit atau winrar.
      Namun untuk OS X, silakan gunakan split&concat serta stuffit expander.

      Reply
  4. Pingback: Membeli Full Version iGetter 2.8.8 | bang berly

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s