Ingin Rasanya Membanting Ponsel BlackBerry!!!

Judulnya ngagetin? Kontroversial?

Tapi itulah yang saya rasakan dan ingin lakukan.

Sebenarnya handheld BlackBerry saya sudah beberapa “terbanting” oleh saya hingga casing belakang dan baterai tercerai berai, hanya saja secara tidak sengaja. Kalau yang disengaja, sayang juga rasanya.

Apalagi perolehannya dari uang gaji kita setelah sekian lama menabung. Hehehe…

Kenapa saya ingin membanting ponsel BB saya?

Mudah saja. Ternyata yang disanjung-sanjung sebagai smartphone alias ponsel pintar tidak sepintar yang saya kira. Terlalu tinggi bila kita berpendapat BB adalah ponsel pintar yang begitu ekslusif, bebas sadap (oleh KPK misalnya), serta gengsi yang melekat bagi pemiliknya. Wekss….

Setelah saya gunakan selama empat bulan ini, ponsel BB kalah telak dengan ponsel lokal alias ponsel china sekalipun dari sisi kinerja.

Ini beberapa pendapat saya :

  1. Restart atau Reboot memerlukan waktu yang sangat lama, walau ponsel baru sekalipun;
  2. Untuk memelihara kinerja ponsel tetap fresh, memerlukan restart-reboot ponsel berkala (setiap 3 hari misalnya). Gunanya untuk menghapus log atau jejak atau history (temporary file istilah di Microsoft Windows) yang mulai menyesaki RAM ponsel;
  3. Sangat membutuhkan restart-reboot untuk setiap install-uninstall aplikasi. Capek deh…;
  4. Waktu loading yang lama untuk sekedar membuka aplikasi seperti SMS-BBM-dll. Apalagi kalau isi pesannya begitu panjang x lebar;
  5. Update-upgrade operating system (OS) yang sangat tergantung dengan operator ponsel yang digunakan. Jadi RIM menyediakan file update-upgrade OS yang berbeda antar operator dan belum tentu mereka rajin menyediakan OS terbaru untuk semua perangkat atau handheld BB yang ada dipasaran;
  6. Tidak adanya aplikasi olah dokumen yang siap pakai, sehingga untuk membaca-mengetik-menyimpan-edit data harus download terlebih dulu di App World dan berbayar (untuk bagian ini, Windows Mobile 6.5 atau Windows Phone 7 menang telak. karena ponsel mereka telah dilengkapi Microsoft Office Mobile. Lebih jelasnya silakan klik link ini);
  7. Update-upgrade aplikasi web browser yang terbatas dan melekat pada versi OS dan jenis ponsel yang digunakan. Ponsel BB saya adalah Storm 2 seri 9520, menggunakan OS versi 5.0.0.973. Dan ponsel saya tidak bisa menggunakan web browser terbaru seperti pada OS 6 yang digunakan pada Torch-Bold 2-Javelin 9300 (bandingkan dengan web browser Opera Mini yang tersedia untuk beragam ponsel);
  8. Fitur push e-mail yang tidak serta merta dimonopoli oleh RIM, namun sudah bisa dilakukan oleh smartphone manapun sejak lama. Dan sering kali push e-mail di BB lebih lambat dibanding layanan internet operator ponsel seperti Telkomsel-Axiata-3. Tampilan e-mail khususnya milis, sungguh berantakan pengelompokannya. Bingung dan tidak berselera untuk membaca apalagi menanggapinya;
  9. Dengan mengikutsertakan diri pada grup BBM yang beragam, malah menyiksa diri sendiri untuk mencari tahu, kira-kira ada info apa yang disampaikan. Dan ternyata kebanyakan hanya berisikan candaan yang menyita waktu saya untuk sekedar membacanya. Fiuh…

Demikian alasan saya untuk membanting ponsel BlackBerry.

4 thoughts on “Ingin Rasanya Membanting Ponsel BlackBerry!!!

    1. bang berly Post author

      Yup, ponsel ber-os Android lebih unggul ketimbang BB dalam hal kinerja hardwarenya. Belum lagi dukungan aplikasi yang bersifat free software yang gratis (terkadang ini dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memasukkan trojan horse).
      Dan dengan pemanfaatan gtalk (berikut grup yang ada), malah terasa lebih asyik dan tidak terbentur dengan jumlah grup maksimum 30 perangkat. Untuk aplikasi chat multiprotokol saya menyarankan Trillian dibanding ebuddy. Nimbuzz terlalu rakus prosesor dan memori.

      Reply
  1. Penulis

    Setuju Bang Berly. Saya sudah mengurangi ketergantungan sama BB nih. BB memang saya akui tangguh untuk urusan koneksi. Dan karena komunikasi data yang selalu ada sangat dibutuhkan, BB jadi pilihan. Apalagi saya tinggal di Papua, jangankan bicara HSDPA, GPRS aja masih sering ngelag. Numero uno lah kalau urusan koneksi jaringan mah. Sangat membantu. TOP BGT!!!

    Terus terang yang paling membuat saya kecewa itu adalah kebiasaan buruk BB OS yang suka menghapus SMS dan email kalau memory lagi low. Gila ini handset..! Masa ratusan SMS dihapus gitu aja. Email dihapus mah mending masih ada backupnya di web, lah SMS???? Saya tadinya ganti Storm ke Torch dengan harapan akan lebih tangguh. Hasilnya? Sama aja. SMS saya pada dihapusin.

    Sekarang BBku cuma set layanan termurah aja yang 45 rebu sebulan karena emailku harus terjaga koneksinya. Tapi… jadi HP kedua. Jangan pernah deh jadikan BB HP utama kalau ngga siap SMS pada ilang mah… BB OS ini memang teknologi kuno. Jangan dulu dibandingkan dengan iOS, Android, dan Windows Phone, dengan MS DOS aja masih canggih MS-DOS (lol)…. Kita liat aja apa BBX lebih canggih dari BB OS yang lama.

    Reply
    1. bang berly Post author

      Mas Adam ini tinggal di Papua?
      Sugan teh di Bandung.
      Kalau melihat kondisi Papua, mungkin mirip dengan India meureun. Di India BB lebih dominan karena BTS 3G yang masih jarang.
      Padahal kalo dilihat spesifikasi hardwarenya, ponsel BB gak kalah. Cuma salah di OS-nya.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s